Judul Novel : Amo Ravierre(s)
Pengarang : Alexandra Vanessa
Penerbit : Wahyumedia
Tahun Terbit :
2013
Kota Terbit :
Jakarta
Jumlah Halaman :
350 halaman
Novel ini berkisah tentang
seorang gadis bernama Laurette yang menjadi Au Pair (semacam program homestay)
di sebuah keluarga di Inggris.
Laurette baru saja lulus
dari sekolah menengah atas. Untuk mengisi waktu liburannya, ia menghabiskan waktu
bersama ketiga sahabatnya karena mereka masing-masing akan melanjutkan sekolah
di tempat berbeda. Pada minggu terakhir mereka bersama, mereka membuat sebuah
undian untuk rencana yang akan mereka habiskan di liburan selanjutnya. Dan dari
undian tersebut pilihan Laurette-lah yang terpilih yaitu makan di restoran
pasta saat liburan ke Singapora lalu bernama Ravierre. Untuk mengisi waktu
sebelum melanjutkan kuliahnya yang belum mulai, ayah Laurette memutuskan untuk
mengirim anaknya menjadi Au Pair di Inggris di sebuah keluarga dengan single father dan anaknya, empat orang
laki-laki (David, Riley, Connor, Austin). Yang kemudian diketahui bahwa calon
keluarganya itu merupakan pemilik Ravierre. Awalnya Laurette ragu, namun berubah
saat mengetahui calon keluarganya disana yang bisa menerimanya dengan baik,
namun menurut Laurette itu tidak dengan anak sulungnya yang seumuran dengan
Laurette, David. Namun itu tak menjadi masalah besar untuk Laurette. Sampai
akhirnya ada peristiwa yang membuatnya ingin segera pulang ke Indonesia.
Laurette harus berhadapan dengan mantan istri Leugi, suami dan anak tirinya.
Namun kejadian itu membuat Laurette lebih dekat dengan David dan menimbulkan
perasaan aneh saat di dekatnya. Sesalnya muncul karena hubungan mereka membaik
saat terakhir Laurette disana. Namun mereka akhirnya dapat bertemu kembali di
Ravierre atau tepatnya David yang menemui Laurette dengan disaksikan sahabatnya
untuk menyampaikan dua hal. Beasiswa Laurette dan perasaannya terhadap
Laurette.
Novel bertemakan cerita
percintaan remaja ini menarik untuk dibaca. Pembaca dapat mengetahui gambaran
mengenai kehidupan seorang Au Pair. Latar yang dikemas dengan detail dan apik
dapat membawa pembaca untuk ikut berada dalam tempat tersebut. Novel ini juga
menyebutkan beberapa makanan khas Italia. Namun sayangnya tidak ada keterangan
yang lengkap mengenai gambaran dari beberapa makanan yang dituliskan, sehingga
pembaca tidak bisa membayangkan makannan yang dimaksud. Untuk ending dari novel ini cukup baik, namun
menurut saya endingnya bisa ditebak
apalagi untuk pembaca yang sudah sering membaca novel percintaan.









No comments:
Post a Comment