Posting kali ini mau ngasih
pendapat apa yang pernah aku liat selama ini.. Lets read guys...
Kenapa
judulnya “Status Sosial dan Pergaulan”?
Status sosial dan pergaulan mempunyai hubungan yang erat pada kehidupan
seseorang. Status sosial seorang anak sangat berpengaruh dengan pergaulannya.
Anak
yang mempunyai status sosial rendah, mereka cenderung bergaul dengan teman yang
senasib. Apabila mereka bergaul dengan teman yang berstatus sosial tinggi, lama
kelamaan mereka akan menghadapi beberapa konflik di hatinya. Salah satu
contohnya adalah mereka akan mencoba sejajar dengan teman yang berstatus sosial
tinggi. Mereka akan berusaha memiliki apa yang dimiliki temannya itu. Hal itu
kemudian berakibat dengan rasa tidak peduli terhadap orang tua yang tidak mampu
membelikan barang yang diinginkan. Beberapa dari mereka tak menyadari bahwa
secara tidak langsung mereka telah menyusahkan orang tua mereka.
Anak
yang mempunyai status sosial tinggi cenderung memilih-milih teman yang
sederajat dengan mereka. Beberapa dari kurang bisa bergaul dengan teman yang
berstatus sosial rendah. Mereka lebih suka bersenang-senang untuk sekadar
memuaskan hati dan kurang peduli terhadap temannya yang kekurangan. Padahal hal
tersebut sangat merugikan untuk dirinya sendiri.
Yahhh,,
sedikit pendapat saya. Mungkin tidak semua anak yang berstatus tinggi maupun
rendah bersikap seperti yang saya uraikan. Hal tersebut kembali lagi kepada
faktor pendidikan dini dan lingkungan.
Untuk teman
yang bersosial rendah, saya harap teman dapat mensyukuri apa yang kalian miliki
sekarang. Mungkin untuk sekarang, ini merupakan jalan hidup yang terbaik.
Jangan menyerah untuk meraih apa yang kamu inginkan karena sebuah keterbatasan.
Kelak Allah SWT akan mendengar doa kalian.
Untuk
teman yang berstatus sosial tinggi, saya harap teman dapat mensyukuri dengan
lebih peduli terhadap teman yang lebih membutuhkan. Dan sebisa mungkin menahan
untuk bercerita soal barang baru yang kalian miliki di depan teman yang
berstatus sosial rendah. Dan ingatlah, semua barang yang kamu miliki
sesungguhnya milik Allah SWT dan suatu saat akan diambil-Nya kembali.
Yahh sedikit dari saya semoga bermanfaat.
Saya sangat mengharapkan saran, kritik, maupun komentar dari pembaca. Terima
kasih.








No comments:
Post a Comment